Top Ad 728x90

Sangat disayangkan,Baju adat khas Dayak Hampir Punah,Apa Penyebabnya?

kepozen.com - Baju Adat dayak memang memiliki keunikan yang sangat khas.Dibuat bukan dari kain ataupun bahan pembuat baju dari umumnya.Bahan pembuatan dari baju ini memiliki nama yang mungkin juga cukup asing bagi masyarakat pada umumnya yaitu Daluang.Daluang merupakan lembaran yang tipis dibuat dari kulit kayu pohon Daluang itu sendiri.Daluang memiliki bahasa latin yaitu Broussonetia Papyrifera.Yang dalam adat Dayak di daerah Tanjung Kalimantan Selatan,kayu Daluang ini dapat digunakan sebagai Pakaian Adat disana.

Penampakan Baju Daluang


Mereka sendiri menyebutnya dengan baju "kayu Dayak Maratus".Menurut penuturan dari Muhamad Yusuf,selaku kolektor dari baju khas Dayak mengatakan,Baju kayu biasanya digunakan oleh orang-orang Dayak di Kalimantan Selatan ,dipakai ketika upacara adat.

Baju ini dipakai guna acara-acara penting seperti ritual kebudayaan "ujar Muhamad Yusuf saat ditemui di acara pameran Beaten Baro Exhibition di Museum Tekstil,Tanah Abang,Jakpus

Namun sangat disayangkan ,baju berbahan dasar dari kayu Daluang ini sekarang sulit sekali ditemukan.Bukan karena bahan dasar kayu Daluangnya,akan tetapi para pengrajin dari baju Daluang sendiri sudah mulai renta.Yusuf menuturkan bahwa orang-orang muda di suku Dayak sudah mulai meninggalkan tradisi kebudayaan Dayak mereka.

Selain dibuat sebagai baju,kerajinan berbahan baku kulit Daluang ini ,dapat juga dibuat sebagai kerajinan tangan yang lain seperti Tas,Topi,dompet dan macam-macam kerajinan lainya.

Baca pula artikel unik lainya mengenai Rute yang akan dilalui pendemo pada 4 Nkovermber


#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment