Top Ad 728x90

UNDUH makalah teknik pengumpulan data

kepozen.com - UNDUH makalah teknik pengumpulan data


1.        Latar Belakang

Pengumpulan data adalah prosedur standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Pengumpulan data merupakan langkah yang amat penting dalam metode ilmiah, karena data digunakan untuk menguji hipotesa yang telah dirumuskan. Peneliti harus memahami berbagai hal yang berkaitan dengan pengumpulan data, terutama jenis-jenis penelitian yang akan dilaksanakan.
Menurut Sugiyono dalam sebuah bukunya yang berjudul “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D” menyebutkan bahwa pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber dan berbagai cara atau teknik. Bila dilihat dari cara atau teknik pengumpulan data, dapat dilakukan dengan wawancara (interview), observasi (pengamatan), kuesioner (angket) dan gabungan ketiganya.[1]
Mengamati bukanlah sekedar menatap atau memperhatikan benda, kejadian maupun pengalaman lewat mata. Menggunakan teknik wawancara atau kuisioner  juga digolongkan sebagai mengamati. Jadi dapat disimpulkan bahwa mengumpulkan data adalah mengamati variabel yang akan diteliti dengan metode wawancara, observasi, kuesioner dan sebagainya.

2.        Sumber Data

Sumber data adalah tempat didapatkannya data yang diinginkan. Pengetahuan tentang sumber data merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui agar tidak terjadi kesalahan dalam memilih sumber data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Sumber primer adalah sumber data yang diperoleh peneliti secara langsung (dari tangan pertama), sementara data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung dari sumber yang ada. [2] Data primer contohnya  adalah data yang diperoleh dari narasumber melalui kuesioner, panel, atau data hasil wawancara peneliti dengan narasumber. Data sekunder misalnya catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporan keuangan publikasi perusahaan, laporan pemerintah, data yang diperoleh dari majalah dan lain sebagainya.
Imam Suprayogo dan Tobroni  dalam bukunya yang berjudul “Metodologi Penelitian Sosial - Agama” menyebutkan bahwa sumber data dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu narasumber, peristiwa, tempat dan dokumen. 
A.  Narasumber (Informan)
Dalam sebuah penelitian, narasumber juga disebut sebagai responden atau informan, yaitu orang yang memberikan respon atau tanggapan terhadap apa yang diminta atau ditentukan oleh peneliti. Narasumber bisa saja sebagai pelaku, pengamat, pengelola dan perencana, atau orang yang mengetahui informasi subjek lain yang diperlukan oleh peneliti.
B.  Peristiwa (Aktivitas)
Data atau informasi juga dapat diperoleh melalui pengamatan terhadap peristiwa atau aktivitas yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Dari peristiwa atau aktivitas ini, peneliti bisa mengetahui proses bagaimana sesuatu terjadi secara lebih pasti karena menyaksikan sendiri secara langsung.
C.  Tempat (Lokasi)
Tempat atau lokasi peristiwa merupakan salah satu jenis sumber data. Informasi mengenai kondisi dari lokasi peristiwa dilakukan bisa digali melalui sumber lokasinya, baik yang merupakan tempat maupun lingkungannya.
D.  Dokumen (Arsip)
Dokumen merupakan bahan tertulis atau benda yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau aktivitas tertentu. Dokumen dapat berupa rekaman atau dokumen tertulis seperti arsip database, surat-surat, gambar maupun benda-benda peninggalan yang berkaitan dengan suatu peristiwa

Untuk melihat selengkapnya dapat anda unduh [ DISINI ]

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment