Top Ad 728x90

Donald Trump Resmi menjadi Presiden Amerika ke-45

Kepozen.com-Donald Trump resmi dilantik menjadi presiden Amerika Serikat yang ke 45 pada hari Sabtu 21 Januari 2017. Pengusaha real estate ternama itu mengucapkan sumpah jabatan di depan ratusan ribu warga Amerika hadir di washington DC secara langsung.

Mahkamah Agung Amerika Serikat mmemandu pengucapan sumpah tersebut. John Roberts mengucapkan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh Trum.
"Saya, Donald John Trump, bersumpah dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan dengan teguh menjalankan tugas sebagai Presiden Amerika Serikat, dan akan dengan kemampuan terbaik saya, menjaga, melindungi dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat. Tuhan, tolong saya," demikian bunyi sumpah yang diucapkan Trump.

Sebelum pengucapan sumpah jabatan Trump, wakilnya Michael Richard Pence terlebih dahulu mengucapkan sumpah jabatan sebagai wakil presiden Amerika Serikat. Berikut sumpah yang diucapkan Richard Pence "Saya, Michael Richard Pence, bersumpah dengan sungguh-sungguh, bahwa saya akan mendukung dan mempertahankan konstitusi AS terhadap seluruh musuh, baik asing maupun domestik," demikian bunyi sumpah yang dibacakan Hakim Thomas kemudian diulangi oleh Pence.

"Bahwa saya akan menanggung keyakinan dan kesetiaan sejati, bahwa saya akan menjalankan kewajiban ini dengan bebas, tanpa ada keraguan maupun niat untuk menghindar, dan saya akan dengan baik dan teguh menjalankan tugas jabatan yang akan saya emban. Tuhan, tolong saya," imbuhnya.   
Setelah pence mengucapkan sumpah jabatannya, is kemudian memeluk istrinya Karen dan resmi menjadi wakil presiden Amerika Serikat.
Donald Trump juga melambaikan tangannya kepada para warga Amerika Serikat yang hadir dan mengucapkan terima kasih berulangkali. Dan resmilah Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Meskipun pelantikan trump tersebut sangatlah megah dan menelan banyak biaya, bahkan biaya pelantikan trump tersebut melebihi pelantikan presiden barac Obama pada tahun 2009, namun pelantikan tersebut tidak semeriah yang seharusnya. Warga Amerika Serikat lebih banyak menuai protes dan tidak datang pada saat pelantikan Trump.

Sejumlah artis ternel juga menolak untuk memeriahkan konser pelantikan Trump. Hanya sekitar 10 ribu orang saja yang mendatangi konser pada pelantikan Trump, sedangkan Pada konser perdana Presiden Obama sebanyak 400 ribu orang datang. Tidak sedikit netizen yang membuat lelucon tentang hal tersebut,  netizen mengatakan bahwa jika butuh ruang untuk mencari udara segar datanglah ke konser perdana Trump di Washington. Selain sepi, orang yang mengahdiri konser juga sangat homogen, yakni hanya warga kulit putih, sama seperti menteri kabinet yang dipilih Trump.

Tidak hanya itu, pendemo yang memprotes pengangkatan dirinya juga ikut meramaikan pelantaikan trump kali ini. Tidak hanya pendemo yang berasal dari Amerika tetapi juga dari beberapa negara Asia. Sebagian besar pendemo adalah aktivis perempuan yang merasa tidak akan dijamin hak mereka karena pada saat kampanye Trump banyak mendeskriminasikan kaum perempuan, minoritas, dan muslim.

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment