Top Ad 728x90

Membentak anak,perlukah dilakukan?



Kepozen.com – Membentak anak,perlukah dilakukan?

Tak bisa dipungkiri,membesarkan anak bukan hal mudah.Orang tua kadang-kadang sampai kewalahan,bahkan stress dan akhirnya membentak anak dengan kata-kata “Bodoh” ! , “Tak berguna” , “Kamu tuli, ya?”pun keluar dari mulut orang tua yang membesarkanya.Ada juga yang disertai ancaman seperti memukul,mengusir dan membiarkan anak sendiri dan tidak lagi tinggal bersama orang tuanya.Apakah semua itu perlu dialkukan?Anda sebagai orang tua hendaknya berhati-hati.Sebab membentak anak ternyata ada bahayanya.Cobalah untuk mendengarkan kata-kata anak saat ia sedang kesal pada anda.Rasanya sungguh tidak enak dan hatipun terasa sakit.


Sayangnya,kenyataanya yang ada justru sebaliknya.Tak sedikit orang tua yang membentak anaknya.Simak hasil studi dari Murray A. Staus dan Carolyn J.Field yang dipublikasikan oleh journal of Marriage and Parenting pada tahun 2003.Studi yang melibatkan 1000 orang tua itu menunjukan bahwa hamper semua orang tua membentak anaknya pada umur 5 tahun.

Anda dan semua orang tua berargumen membentak hanya media untuk mendisiplinkan anak ,terutama yang suka melanggar peraturan.Namun,banyak ahli tak sependapat dengan hal itu.Membentak menunjukkan bahwa ada yang kurang dalam penjelasan orang tua kepada anaknya tentang peraturan yang dibuat.

Seperti Obat
Membentak biasanya dilakukan dilakukan sambil berteriak.Meskipun sebaliknya tidak dilakukan,tetapi teriakan adakalanya diperlukan ,terutama pada kondisi darurat.Misalnya ketika anak nekad akan menyebrangi jalan yang ramai,lalu kapan orang tua membentak anak ?

Seperti obat,membentak anak juga membutuhkan indikasi ,takaran dosis dan cara pemberian.Salah-salah,membentak justru memberikan efek samping,Dr. Marilyn Heins mengatakan membentak tak selalu buruk.Tetapi,penulis buku “ Parent Tips for Effective,Enjoyable Parenting” inimenambahkan jika salah pakai,selain tak berguna ,bentakan yang terpeleset pada menyiksa dengan kata-kata dapat merusak rasa percaya diri anak.Bentakan yang keluar dari diri orang tua hanya akan melukai anak.Luka seperti inilah yang akan membekas dihati.

Baca juga :  hobi yang dapat membuat otak lebih cerdas


Cara membentak
Membentak anak juga ada seninya.Anda perlu memperhatikan cara pemberian dan dosisnya.

Bentakan berupa ancaman dan pukulan menurut H.Wallace Goddard ,psikolog department of Family and Children Development Auburn University,justru bagaikan merendahkan si anak.Ia menyatakan dalam publikasinya bahwa cara itu dapat membuat membuat anak merasa bodoh dan merasa tak dihargai.
Kalaupun terpaksa membentak ,lakukan apabila dianggap perlu.Berikan alasan mengapa anda membentaknya ,apa yang anda harapkan darinya,apa konsekuensinya jika ia tidak mengikuti aturan itu .Ini amat berkaitan dengan seberapa serius anda menerapkan disiplin.Ingat,disiplin tidak sama dengan kekerasan.Yang menjadi masalah adalah apa yang dilakukan anak anda,bukan anak anda.

Itulah penjelasan Apakah kita sebagai orang tua,perlu melakukan bentakan terhadap si anak.Smeoga bermanfaat bagi bapak ibu semua.Terimakasih telah berkunjung


#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment