Top Ad 728x90

7 Fakta Kebiasaan Sukses Orang Jepang




Kepozen.com – Sudah tak asing lagi bagi kita sebagai orang Indonesia memandang kebiasaan yang baik yang membuat hidup mereka terbiasa dengan disiplin dan kebiasaan lainya sehingga membawa orang-orang jepang kearah kesuksesan.Padahal kita tau bahwa Indonesia dan Jepang dahulunya merupakan Negara yang sama-sama berjuang dari 0 pada saat jaman kemerdekaan Indonesia.Namun kita lihat sekarang sudah Nampak sekali perbedaan Negara Indonesia dan Jepang.Nah kali ini,admin akan mengulas sedikit kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang jepang sehari-hari.Apakah kebiasaan-kebiasaan tersebut,mengapa mereka begitu konsisten dengan kebiasaanya.Simak Selengkapnya dibawah ini.


1. Jumlah Sepeda Lebih Banyak Dari Pada Mobil Dan Motor

Walaupun Jepang merupakan negara produsen mobil dan memiliki insfrastuktur jalanan yang baik namun jumlah mobil dan motor disini lebih sedikit dengan jumlah sepeda. Padahal jika di lihat dari harga mobil di Jepang termasuk murah dan tidak berbeda jauh dengan Indonesia, apalagi dengan penghasilan warga Jepang yang bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta perbulan, mereka bisa memiliki mobil hanya dengan beberapa bulan saja bekerja.
Kemudian apa penyebabnya ?? Beberapa di antara nya adalah karena pembuatan SIMsangat mahal ( sekitar 25 juta rupiah ) dan terbilang sulit. Selain itu juga biaya parkir di Jepang juga sangat mahal ( sekitar 10.000 – 30.000 per jam ) dan akan naik seterus nya setiap satu jam. Dan juga di Jepang tidak ada bahan bakar bersubsidi dan harga perliter bahan bakar termurah biasa nya di kisaran 17.000 rupiah.

2. Jarang Menemukan Sampah Berserakan

Walaupun Jepang tidak mengenal istilah ” Kebersihan adalah sebagian dari Iman “ tapi warga Jepang sangat sadar akan penting nya kebersihan lingkungan. Akan sangat jarang terlihat sampah terutama sampah plastik yang berterbangan di jalanan umum. Itu semua karena kebiasaan mereka yang selalu menyimpan sampah bekas makanan di dalam tas jika tidak menemukan tempat sampah di jalanan dan membawa nya pulang.
Di Jepang sampah juga di kelompok kan tersendiri seperti sampah plastik, sampah botol, sampah organik dan juga sampah yang tidak bisa di daur ulang. Jadwal pembuangan nya pun berbeda setiap hari nya, dan setiap pagi biasa nya ada petugas kebersihan ( Gomiya San ) yang berkeliling membawa truk mengambil sampah dari warga dan di bawa ke TPS setempat untuk di daur ulang.

3. Transportasi Favorit Adalah Kereta

Jika di negara kita Indonesia orang lebih suka menggunakan motor atau mobil untuk bepergian dekat maupun jauh di Jepang sedikit berbeda. Kereta adalah transportasi favorit warga Jepang karena mode transportasi ini memiliki banyak kelebihan seperti cepat, murah praktis dan bisa menjangkau setiap daerah di Jepang.

Namun perlu di ketahui juga bahwa moda transportasi kereta di Jepang tidak sama dengan yang ada di Indonesia. Di Jepang segala nya sudah serba praktis dengan pelayanan dan jadwal pemberangkatan kereta yang super cepat. Bahkan di kota besar seperti Tokyo kereta bisa datang setiap 2-3 menit sekali.

4. Jumlah Para Lansia Lebih Banyak

Jepang memiliki jumlah lansia yang lebih banyak dari pada remaja dan anak anak. Hal ini di karena kan semakin berkurangan nya minat warga Jepang untuk berkeluarga atau memiliki anak. Hal ini di karena kan beberapa sebab di antara nya adalah karena anak di anggap mengganggu kesenangan dan juga bisa menambah beban kehidupan. Selain itu pendapatan para wanita di Jepang sangat besar sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidup nya sendiri jadi banyak dari wanita yang tidak menginginkan pernikahan.

5. Memakan Soba Atau Ramen Dengan Bunyi ” Sruupuutt ” Merupakan Sebuah Pujian

Di Indonesia saat makan entah itu di restoran ataupun di rumah sangat tidak sopan jika mengeluarkan bunyi entah itu bunyi sendok piring atau pun bunyi mulut yang sedang makan. Namun di Jepang justru sebalik nya, saat makan Soba atau Ramen jika kita mengeluarkan bunyi saat menyedot mie tersebut itu di artikan sebagai pujian bagi pedagang nya bahwa Soba atau pun Ramen buatannya sangat lezat

6. Tokyo, Kota Dengan Biaya Hidup Termahal Di Dunia

Tokyo memegang rekor sebagai kota dengan biaya hidup termahal di dunia. Contoh kecil nya saja untuk biaya apartemen dalam sebulan saya di haruskan membayar sekitar 3 juta rupiah untuk gas, sewa apartemen, air, listrik dan lain lainnya. Itupun di kalikan 6 orang jadi total sewa apartemen untuk kapasitas 6 orang adalah 18 juta rupiah dan ini pun di Yokohama yang merupakan tetangga dari Tokyo sendiri. Itupun belum termasuk biaya makan dan lain lainnya jadi tidak heran jika Tokyo mendapat gelar kota dengan biaya hidup termahal.

7. Orang Jepang Kebanyakan Tidak Mandi Pagi

Mandi sehari 2 kali biasa di lakukan oleh kita orang Indonesia namun di Jepang pada pagi hari khusus nya, mereka tidak akan mandi melainkan hanya sikat gigi dan langsung berangkat melakukan aktifitas baik itu kerja maupun sekolah. Mereka hanya mandi sehari sekali, dan biasa nya mereka mandi dengan cara berendam air panas di ” Ofuro “atau bak mandi dalam bahasa Indonesia pada malam hari menjelang tidur.


Itu dia merupakan kebiasaan-kebiasaan dari orang jepang.
Dikutip dari : www.aristo.id


Baca juga artikel terkait tentang : 

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment