Top Ad 728x90

Tips melatih kecerdasan financial anak sejak dini terbukti




Kepozen.com - Tips melatih kecerdasan financial anak.Keingintahuan anak terhadap uang sudah muncul sejak usia dini.Seiring dengan bertambahnya usia dan luasnya pergaulamn anak,rasa ingin tahunya semakin besar.Kenyataan ini menandakan anda tak perlu lagi menunda untuk mengenalkan nilai dan konsep uang kepada buah hati.Bagaimana caranya dan apa saja yang dikenalkan kepada anak?


Anak perlu belajar mengenal nilai uang sejak dini.Tidak ada kata terlalu awal untuk mengajarkan uang kepada anak .Para pakar keuangan menyarankan pengenalan uang dimulai ketika anak usia 3-5 tahun.Waktu itu tepat sebab pergaulan anak sudah mulai luas,ia masuk taman kanak-kanak.Ditempat ini,ia bisa melihat barang yang dimiliki teman-temanya .Pengenalan uang sejak dini menjadi bekal ,bukan hanya pengetahuanb tetapi juga kebiasaan dan keputusan keuangan.Sehingga ia bisa mencapai kesuksesan financial dimasa depan.

Untuk anak pra sekolah
a.       Ajak belanja.untuk memulainya sangat mudah.Pertama,kenalkan anak dengan uang.Anda bisa melakukanya ketika sedang membeli sayuran didepan rumah atau belanja di pasar swalayan.Berikan uangnya kepada anak agar ia membayarkanya kepada penjual sayuran atau kasir .Tugas anda mengawasinya dari latihan ini ,anak mulai terbiasa memegang uang.Ia sudah menganggap bahwa uang yang ia pegang memiliki “nilai”.Dengan uang ia bisa membeli barang.
b.      Kenalkan nilai nominal.Apabila anak sudah terbiasa memegang uang.Anda bisa melanjutkan dengan mengajarkan besar kecilnya nilai uang.Mulailah dan pecahan kecil ,lalu naikkan secara pelan-pelan.Misanya,dari uang pecahan 100,1000 hingga 2000.Pada usia prasekolah,anak biasanya sudah memahami konsep matematika sederhana seperti pengurangnan dan penjumlahan.Jadi ,sambil menyelam minuma air,selain mengajari tentang nilai nominal uang,anak juga belajar matematika.

Agar lebih menarik dan menyenangkan,ajak anak untuk bermain penjaga toko.Sediakan uang mainan dari potongan kertas yang dibubuhi nilai nominal.Untuk uang logam,Anda bisa mencetak sendiri.Caranya letakkan uang logam dibawah kertas,lalu gosok bagian kertas yang ada uang logamnya dengan pensil.Setelah tercetak,gunting sesuai ukuranya.Biarkan anda menjadi pembeli.Minta anak untuk menyimpan uang hasil berdagang dibank (petugasnya ayah atau saudara).Apabila ingin memainkan kembali lakukan pergantian peran.

Selama bermain,usahakan untuk terus berbicara mengenai uang – sebut nilai nominal uang.Sebab anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar.Jelaskan dengan kalimat sederhana,perbedaan nilai diantara uang tersebut.Misalnya dengan menjelaskan barang yang bisa dibeli dengan uang yang ada.

c.       Uang harus dihargai.Hindari meletakkan uang,sekalipun jumlahnya kecil rp 100 misalnya,disembarang tempat agar anak bisa memahami nilai uang.Jangan lupa,anak belajar dengan melihat dan meniru orang disekitarnya ,terutama orang tuanya .Jika tidak mengajarinya melalui percakapan dan diskusi ,ia belajar dengan melihat anda.
d.      Uang diperoleh melalui kerja keras.Si prasekolah belum mengetahui asal uang.Apabila anda menggunakan ATM didepanya ,anak bisa jadi berpikir semua orang tua bisa memperoleh uang dari mesin ini.Berikan penjelasan uang bisa diperoleh karena Anda sudah bekerja keras untuk mendapatkanya.


Untuk anak sekolah dasar (SD)

a.       Berikan uang saku.Setelah anak memasuki usia sekolah dasar ( 6-8tahun ) ,mulailah mengenalkan uang saku.Anda lebih baik memberikan uang secara rutin.Uang saku anak prasekolah hingga sekolah dasar sebaiknya harian.Sebab ia belum “bisa” memegang uang dalam jumlah besar.Pola harian mendorongnya untuk berpikir bagaimana membelanjakan uang sakunya pada hari itu juga.
b.      Kenalkan konsep menabung.bersamaan dengan uang saku,kenalkan anak pad konsep menabung.Ajak ia untuk menabungkan sebagian uangnya ke dalam celengan.Atau ajak anak ke bank untuk membuka rekening tabungan.Jelaskan bank akan memberikan “hadiah” karena ia rajin menabung.Tunjukkanlah buku tabungan untuk memperlihatkan bagaimana uangnya terus bertambah.


Demikian ulasan artikel mengenai tips cerdas melatih anak pandai financial setelah sebelumnya membahas mengenai artikel tentang cara memberikan uang kepad anak dengan bijak.Terimakasih telah membaca artikel ini.Semoga bermanfaat kedepanya.Semoga sukses dalam mendidik anak.Share ke yang lain ya …hehehe

Baca juga artikel terkait mengenai :

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment