Top Ad 728x90

,

Tips Menasehati anak tentang kesalahanya


Kepozen.com - Tips memberitahu kepada anak tentang hukum sebab akibat.Orang tua sering tidak tega membiarkan anak menanggung konsekuensi dan perbuatanya sendiri.Tetapi bila anak mengetahui akibat perbuatanya .utamanya yang negative.ia tidak akan pernah jera,Orang tuan juga yang akhirnya kerepotan.


Menurut si Issac Newtin,Penemu teori gaya ,menyebutkan setiap aksi memiliki reaksi yang sama dan berbanding terbalik.Jika teori ini diterapkan untuk masalah disiplin tindakan disebut aksi da reaksi adalah sebuah konsekuensi.

Cara disiplin efektif
Konsekuensi tidak sama dengan sanksi.Sanksi adalah hukuman yang diberikan karena perbuatan salah,sedangkan konsekuensi merupakan hasil logis atau kesimpulan.Para ahli perkembangan sepakat,konsekuensi lebih efektif untuk mendisiplinkan anak daripada sanksi.Sebab tujuan disiplin itu membantu anak mengembangkan disiplin diri dan penghargaan diri.Konsekuensi membantu tercapainya tujuan ini karena tidak kasar,bukan keputusan semena-mena akibat marah atau frustasi tetapi lebih berdasar pada komunikasi dan pilihan.
Konsekuensi membuat anak belajar tentang sebab akibat.Dari kesalahanya ia mengetahui dan merasakan akibat yang ditimbulkan oleh perbuatanya ,baik positif maupun negative.Dari sinilah anak akan lebih berhati-hati ketika mengambil sebuah keputusan.Terus menerus melindungi anak dari konsekuensi yang seharusnya ia tanggung akan merugikan anak dan Anda sendiri.Ia menjadi malas,negative,dan sangat tergantung pada orang lain ,utamanya Anda,apabila ad sesuatu yang tidak sesuai harapanya.
Misalnya anak gagal dalam pelajaran matematika dan gurunya memutuskan ia tidak naik kelas.Apa yang akan anda lakukan?apakah anda akan menemui guru tersebut dan memintanya untuk memberikan nilai yang meluluskan anak?
Usaha Anda bisa jadi berhasil.Tetapi pelajaran apa yang telah anda berikan kepada anak?Dengan membebaskan anak dari tugas untuk mengulang suatu ujian,ia belajar bahwa ia tidak perlu bekerja keras dan memiliki harapan tinggi untuk mencapai sesuatu.

Konsekuensi alamiah dan logis.
Ada dua jenis konsekuesi,yaitu konsekuensi alamiah dan konsekuensi logis.Konsekuensi alamiah menyertai tindakan anak-anak tanpa intervensi dari siapapun.Jika tidak makan,ia lapar.Jika menolak istirahat ,ia akan kelelahan.Nah,konsekuensi alamiah inilah sebaiknya dibiarkan terjadi apabila memungkinkan.Inilah guru terbaik bagi anak.Namun anda perlu melindungi anak dari konsekuensi alamiah yang tidak aman,tidak efektif dan tidak sesuai.Melarang anak bermain pisau,sebab akan melukainya.Mengingatkan anak untuk tidak bermain apai sebab berbahaya.

Konsekuensi logis membutuhkan intervensi Anda secara langsung.Yaitu syarat yang menyetai konsekuensi.Syaratnya biasanya berhubungan dengan perbuatan,berpotensi meredakan masalah dan membuat anak jera.Katakan kepad anak,jika kamu tidur siang,PR boleh dikerjakan nanti malam.Tapi kalau tidak mau,PR dikerjakan sekarng.Dengan memberinya piliha,ia akan mengetahui konsekuensi yang harus diterimanya.Konsekuensi yang harus diterimanya.Konsekuensi yang diberikan sebaiknya sesuai usia anak.

Faktor Pertimbangan
Konsekuensi tidak selalu diperlukan untuk mendisiplinkan ank asalkan ia mengetahui dan memahami harapan ,Anda harus terus menerus memotivasinya untuk berperilaku baik.Ada beberapa factor yang perlu dipertimbangkan saat Anda menerapkan konsekuensi untuk anak.
a. USIA ANAK. Konsekuensi tidak berlaku pada anak batita.Ia belum memahami adanya konsekuensi yang timbul dari perilaku dan akibatnya.Yang ia tahu,ia diperlakukan tidak adil.
b. KONSEKUENSI TIDAK HARUS KERAS DAN KEJAM. Konsekuensi jangka pendek memberikan peluang kepada anak untuk mencoba lagi.Misalnya,TV dimatikan selama 10 menit karena ia berterngkar dengan saudaranyta.Ia memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pertengkaranya dengan cara lain dalam waktu tersebut.
c. JELASKAN ADANYA KONSEKUENSI. konsekuensi kepadanya   sebelum ia berperilaku yang tidak sesuai harapan anda.
d. PERINGATKAN ANAK.Sebelum ada memberikan konsekuensi “Kalau kamu ingin menonton film kartun nanti malam,PR harus dikerjakan terlebih dahulu.”Tetapi,peringatan jangan diberikan terus-menerus.Ini membuat konsekuensi tidak berguna.
e. PERHATIKAN WAKTU. KOnsekuensi lebih efektif jika diberlakukan sesegera mungkin setelah anak menunjukkan perilakunya.Sebalikny,hindari menjatuhkan konseskuensi saat Abda sedang marah.Ada kemungkinan,Anda berlaku kasar dan berlebihan.Menunda beberapa saat lebih baik sampai Anda merasa lebih tenang.

Demikian ulasan artikel mengenai Tips memberitahu kepadaanak tentang hukum sebab akibat.Semoga bermanfaat dan terimakasi telah membaca dan blogwalking pada blog kepozen.com ini.Share agar berguna bagi yang lain juga.Klik tombol share dibawah ini.

Baca juga :

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment