Top Ad 728x90

, ,

Cara membuat anak mengerti soal nonton Televisi






Kepozen.com – Cara membuat anak mengerti soal nonton televisi. Halo sobat blogger kepozen.com,kembali lagi nih bersama tulisan-tulisan admin yang saat ini masih membahas tentang tips-tips cara mendidik dan menumbuhkembangkan tingkat kecerdasan baik fisik maupun mental sianak.Banyak cara untuk melatihnya ,salah satunya dengan cara membuat anak mengerti soal nonton Televisi.


Televisi telah mendominasi kehidupan anak-anak.Statistik menunjukkan ,anak –anak menghabiskan waktu rata-rata 3-5 jam sehari didepan televisi.Jumlah ini lebih banyak dibandingkan waktu yang digunakan untuk aktivitas lain,kecuali tidur.Bahkan,televisi pun berperan sebagai babysitter elektronik.Kebiasaan menonton televisi berjam-jam hingga sudah terpola membahayakan anak.
Dari beragam media,televisi memiliki pengaruh paling besar pada anak-anak.Tidak ada yang menyangkal program televisi yang mampu memberikan pengalaman beajar yang menarik bagi anak.Namun karena anak-anak belum mampu membedakan dnia yang ia lihat di TV dan apa yang sebenarnya,sehingga Televisi memberikan lebih banyak dampak negatif.

Salah satunya adalah perilaku agresif.
Berbagai program Teevisi ditujukan untuk anak-anak.Ada program edukatif,namun jumlahnya sangat minim dibandingkan tayangan yang mengikat perhatian anak dengan gambar-gambar bergerak dengan sangat cepat.Program anak pun tak semua cocok untuk anak.Salh satunya film kartun.Hasil penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ) menunjukkan film kartun ternyata lebih banyak mengandung adegan antisosial (63,5%) dan proposial ( 26,49% ).

Bagi anak,cara paing efektif untuk belajar perilaku adlah modelling-mengamati dan meniru.Karena jumlah waktu untuk menonton Tlevisi lebih banyak anak tak hanya memodel dari orang tua tetapi juga dari TV.Ia akan menirukan adegan atau kata-kata buruk yang dilihatnya dolayar kaca.Sebuah penelitian mengungkapkan ,anak-anak cenderung berperilaku agresif apabila menghabiskan waktu dengan menonton kekerasan di TV.
TV tidak memungkinkan adanya proses interaksi sosial.Tak ad percakapan antarteman atau keluarga.Tanpa interaksi,anak tidak mungkin mengembangkan kterampilan sosial,motorik dan emosi.”Jika tak dilatih,anak tentu akan mengalami kesulitan mengendalikan emosi atau marah,”tutur WIdyawati Bayu Psi,psikologi dari Kassandra and Associate Psycological Practice Jakarta.Begitu pula dengan keterampilan kerjasama yang tidak mungkin diperoleh dari Televisi.

Perkembangan Bahasa
Anak belajar kata-kata dan cara berkomunikasi yang efektif melalui percakapan “nyata” dan angsun,bukan mendengar kata-kata atau percakapan dari TV.Perkembangan bahasanya akan optimal apabila ia menggunakan bahasa dalam percakapan nyata dengan orang lain.

Pasif dan tidak kreatif
Televisi cenderung membuat anak pasif dan menghambat kreativitas.Menonton TV tidak membutuhkan aktivitas mental.Yang perlu dilakukan hanyalah duduk dan menikmati tayangan yang disajikan.Penonton hanya menerima semua gambar yang dipilihkan stasiun TV.Bereda dengan aktivitas membaca yang memerlukan imajinasi.Televisi bak candu bagi anak-anak,yang sekan membuat mereka tidak bisa lepas dari benda itu.Ini membuat anak tidak aktif.Bila ini dibarengi ngemil bisa mengakibatkan couch potato syndrome atau kegemukan .Kesempatan mengeasah motorik kasar dan halusnya pun hilang.

Pengaruh komersial.
Pengaruh iklan TV tampaknya semakin besar .Anak terpapar nilai-nilai hanya memberikan janji-janji kesenangan dan kebahagiaan jika memakai produk yang diiklankan.Secara tak sadar,hal ini menanamkan nilai konsumerisme dan materialistik.Jika orang dewasa saja gampang terpengaruh ,Anda bisa membahayakan dampaknya terhadap anak Anda.

Panduan menonton Televisi
Sebagai langkah awal,cobalah Anda menghitung waktu yang dihabiskan anak didepan TV.lakukan pengamatan dan catat hasilnya.Jumlahkan total waktu selama seminggu.Normalnya,anak menonton TV 2-3 jam sehari.Jika jumlahnya lebih dari 21 jam seminggu,segera ambil tindakan untuk mengurangi kebiasaan ini.

a. Tetapkanlah jatah watu menonton TV
b. Buat rencana menonotn
c. Berikan alternatif kegiatan.
d. Tidak boleh makan sambil menonton TV.
e.Dampingi anak ketika menonton TV.

Demikian pembahasan mengenai cara membuat anak mengerti soal menonton TV.Semoga bermanfaat bagi kita semua.Bagikan juga kepada yang lain artikel ini.Salam blog kepozen.com

Baca juga :

Cara mengetahui kecerdasan naturalis anak

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment