Top Ad 728x90

,

4 Cara Menawarkan Sesuatu Kepada Anak Dengan Baik

4 Cara Menawarkan Sesuatu Kepada Anak Dengan Baik

Mau minta apa, sayang ?

4 Cara Menawarkan Sesuatu Kepada Anak Dengan Baik
4 Cara Menawarkan Sesuatu Kepada Anak Dengan Baik

4 Cara Menawarkan Sesuatu Kepada Anak Dengan BaikSebagai orang tua, Anda tentu ingin melihat anak dapat tumbuh dan berkembang dengan bahagia dan berprestasi. Tapi alangkah lebih baik bila prestasi yang diraihnya juga berasal dari keinginannya sendiri, bukan dorongan dari orang tua semata.

Bukan “dewasa mini”
Anda dihadapkan pada pilihan yang sulit. Di satu sisi, anda harus menuntun anak untuk berprestasi, sementara di sisi lain, harus memahami keinginannya. Dalam hal ini, komunikasi yang baik anatara orang tua dan anak harus terjalin dan dijalankan dengan efektif. Perbedaan presepsi antara orang tua dan anak kerap muncul. Anak dengan dunia khas kekanak-kanakannya sering memandang sesuatu dengan sederhana. Sedangkan bagi Anda menjadi sangat rumit. Dengan alasan tidak bisa tau, kadang-kadang, tidak mau memahami anak, anda tanpa sadar memaksakan presepsi kepada sang anak.

Baca dulu : 
5 Tips Membujuk Anak Agar Tidak Cengeng Terbaru

Banyak orang tua menginginkan si anak harus serba bisa dengan memaksakan  tanpa mengerti keterbatasannya. Anak dituntut menjadi “Manusia Super” di usia dini. Ia dihujani dengan aktifitas mulai dari les piano, bahasa asing, sampai kursus computer di usia dini. Akibatnya anak yang sebetulnya tidak berminat tetap menjalani keinginan orang tua meskipun terpaksa.
Dengar dan perhatikan.
Bila anda mengetahui caranya, tidak terlalu sulit untuk mengerti, memahami dan menghargai keinginan si anak. Anak-anak yang dihargai cenderung akan terhindar dari berbagai masalah psikologis dan akan tumbuh dan berkembang secra lebih optimal. Pada akhirnya, mereka lebih siap dalam menghadai berbagai masalah dan tantangan-tantangan di masa yang akan datang. Agar lebih memahaminya, cobalah untuk :
1.Jadilah pendengan yang baik bagi anak.Degarkan dengan seksama keluh kesahnya dan keinginan yang sesungguhnya. Tanyakan alasan anak mengapa ia tidak suka atau menyukai suatu hal. Keunikan anak bisa terlihat jelas sejak dini asalkan anda mendengarkan keinginannya.

2.Pahami keinginannya dengan menunjukan kesabaran, pengertian serta toleransi. Secara rendah hati, terimalah gagasan-gagasan anak yang mungkin terdengar aneh dan tak lazim. Hanya dengan cara ini anak terpacu untuk belajar dengan motivasi yang tinggi.

3.Bimbing anak dengan cara yang menyenangkan. Misalnya menciptakn suasana belajar yang menyenangkan agar ia tertarik untuk mengembangkan minatnya. Atau berikan pujian atau hadiah setiap kali anak menunjukan prestasi.

4. Berrikan contoh yang baik. Hal ini termasuk mencontohkan perilaku bersemangat dalam mempelajari hal-hal baru. Untuk itu, anda perlu memahami kreatifitas anak dengan bersikap luwes dan kreatif pula.


Jadikan anak menjadi diri sendiri. Tugas anda hanya untuk mengarahkan sesuai keinginannya. 
Berikut 22 Foto kelakuan Konyol Orang India Bikin Ngakak !!

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment