Top Ad 728x90

,

8 Langkah Orang Tua untuk Melatih Anak menjadi Pembicara

8 Langkah Orang Tua untuk Melatih Anak menjadi Pembicara

Sampaikan saja, jangan ragu !

8 Langkah Orang Tua untuk Melatih Anak menjadi Pembicara
8 Langkah Orang Tua untuk Melatih Anak menjadi Pembicara


8 Langkah Orang Tua untuk Melatih Anak menjadi Pembicara - Si kecil senang berbicara dan tidak bosan bercerita. Anda tidak perlu cemas ia dikenal criwis. Sebaliknya, anda patut bangga sebab memiliki buah hati yang tak takut dan tidak malu menyampaikan pendapatnya. Tetapi kemampuan ini tentunya tidak dikuasai hanya dalam sekejab, butuh waktu dan latihan terus-menerus untuk mendapatkannya.

Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah menjadi pendengar Yang baik.

1.Dengar dan perhatikan.
Ketika anak berbicara, berikan perhatian penuh pada ceritanya. Tunjukan perhatian anda melalui bahasa tubuh yang positif. Adakan kontak mata. Usahakan posisi anda sejajar dengan anak sehingga bisa menatap matanya.

2.Samakan pengertian.
Ulangi cerita anak agar ada pemahaman yang sama antara anda dan anak anda. Setelah selesai cobalah memberikan kesimpulan berdasarkan pemahaman anda terhadap ceritanya.

3.Hindari menginterupsi.
Tahan keinginan anda untuk mengomentari cerita anak. Tunggulah sampai ia menyelesaikan pembicaraannya.

4.Hindari mengolok-olok.
Tanggapan negatif anda hanya menyurutkan semangat anak anda untuk bercerita. Bukan tidak mungkin, di kemudian hari, ia enggan bercerita lagi.

Selain menjadi pendengar yang baik, ada beberapa hal lain yang bisa anda lakukan untuk merangsang kemampuan anak mengutarakan pendapat.

5.Jadilah pembicara yang baik.
Berilah contoh cara berbicara yang baik. Komunikasai tidak terbatas dalam bentuk kata-kata. Komunikasi adalah kesatuan ekspresi – bahasa tubuh, senyum, peluk kasih, ciuman saying dan kata-kata. Karena itu, saat berbicara tunjukan ekspresi.

6.Perhatikan kata-kata.
Anka paling cepat belajar dengan meniru sikap dan ucapan orng tua. Karena itu, perhatikan pilihan kata yang anda gunakan. Sebisa mungkin, gunakan kata-kata atau kalimat yang sopan saat berbicara di depan anak. Gunakan bahasa sederhana yang dipahami anak, rendahkan volume suara anda dan kurangi kecepatannya.

7.Perhatikan lingkungan.
Anak sangat mudah menyerap segala sesuatu yang ada di sekitarnya sehingga mempengaruhi sikap dan cara bicaranya. Meskipun banyak contoh baik, bukan tidak mungkin anak meniru contoh yang buruk. Jika ini terjadi, anda perlu menegurnya tetapi lakukan secara perlahan dan halus. Berikan penjelasan, cara bicara dan kata-kata kasar berakibat buruk. Tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bagi anak. Jika temannya sakit hati atas perkataannya, ia akan dijauhi.

8.Biasakan mengajak anak berbicara.
Sediakan waktu untuk mengajak anak berbicara mengenai apa saja. Misalnya kejadian yang dialami di sekola. Setelah itu, adakan diskusi sederhana. Mintalah pendapat, ide atau pikiran anak saat diskusi. Jangan lupa, biasakan anak untuk berpikir sebelum menyampaikan cerita atau pendapatnya.

Terimakasih ,semoga bermanfaat
Baca juga nih artikel yang mungkin anda cari :
5 Tips Membujuk Anak Agar Tidak Cengeng Terbaru
Berikut 22 Foto kelakuan Konyol Orang India Bikin Ngakak !!

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment