Top Ad 728x90

,

Anak kecil suka marah-marah,mungkin ini dia salah satu macam emosi si kecil

Anak kecil suka marah-marah,mungkin ini dia salah satu macam emosi si kecil


Anak kecil suka marah-marah,mungkin ini dia salah satu macam emosi si kecil

Anak kecil suka marah-marah,mungkin ini dia salah satu macam emosi si kecilMenjadi orang tua merupakan pekerjaan terberat. Tugas merawat dan mengasuh anak membutuhkan tenaga fisik dan mental yang sangat besar. Bak tarian yang menyelaraskan musik dan gerakan . mengasuh dan merawat anak juga membutuhkan kesesuaian antara tabiat anak dan pendekatan serta respon orang tua.
Tempramen merupakan cirri-ciri bawaan yang mengatur cara anak berinteraksi dengan dunia. Karakteristik ini yang menjadi alat bagi anak untuk mengembangkan kepribaniannya yang unik. Tempramen juga yang menentukan apakah ia termasuk anak yang mudah atau sulit untuk diasuh.
9 ciri tempramen
Pada akhir 1950an, sekelompok penelitian dari The new york  longitudinal study Alexander Thomas, stella chess dan rekan – mengidentifikasi Sembilan jenis tempramen anak. Mereka menyatakan karakterk ini sudah ada sejak kelahiran dan rerus ada untuk mempengaruhi perkembangan melalui berbagai cara sepanjang hidup. Untuk mengetahui sifat tempramen, para peneliti mengamati respon anak terhadap situasi sehari-hari. Respon yang mincul selalu tetap dan berbeda untuk setiap kepribadian, berupa kombinasi tempramen dan pengalaman hidup.

Hasil penelitian Thomas dan Chess memunculkan Sembilan cirri perangai sebagai berikut
       1.   Activity
Mengambarkan tingkat keaktifan anak secara umum. Apakah anak  selalu bergerak dan melakukan sesuatu atau apakah ia bergaya santai?

2. Distractbility
Tingkat konsentrasi dan pemusatan perhatian yang ditunjukan ketika anak sedang tidak tertarik dalam sebuah aktifitas. Apakaha anak mudah tertarik terhadap aktifitas lain ketik ia sedang melakukan sesuatu atau apakah ia tidak terpengaruh dan tetap melakukan aktifitas.

 3.  Intensity
Tingkat energy sebuah respoan, positif atau negatif. Apakah ia bereaksi keras terhadap sebuah situasi, baik positif maupun negative? Ataukah ia menunjukan reaksi dengan tenang dan diam?

      4. Regularity
krakteristik yang menunjukan pada perkiraan fungsi biologis seperti nafsu makan dan tidur. Apakah pola makan dan tidurnya teratur atau tidak menentu?

    5. Sensory threshold
Berkaitan dengan dengan tingkat kepekaan anak terhadap stimuasi fisik – jumlah stimulasi (suara, rasa, sentuhan, perubahan suhu) yang dibutuhkan untuk menghasilkan respon.

6. Approach/withdrawi
Merujuk pada karakteristik anak untuk merespon situasi baru atau orang asing. Apakah ia tidk pernah bertemu orang asing atau cenderung malu dan menghindari orang atau benda asing ?

     7.  Adaptability
Berkaitan dengan kemampuan anak beradaptasi terhadap perubahan atau transisi, seperti beganti kegiatan baru. Bisahkah anak menyesuaikan diri dengan perubahan rutinitas atau ia menolak perubahan ?

    8.  Persistence
Kemampua anak melanjutkan aktifitas apabila menghadapi rintangan (waktu). Apakah ia mudah menyerah jika masalah meningkat atau terus mencoba? Bisakan ia tetap melanjutkan aktifitasnya lebih lama atau cenderung untuk berhenti.

   9.  Mood
Keccenderungan anak untuk berkreasi apakah positif atau negatif . apakah ia sering menunjukan ekspresi egatif atau positif ?. apakah suasana hatinya sering berubah atau tetap?.

Mudah atau sukar diasuh ?
Ada tiga tipe anak yang digolongkan berdasarkan kombinasi tiga ciri tempramen. Dari seluruh anak , ada sekitar 65% yang memiliki pola tempramen sesuai dengan kategorisasi. Sekitar 40% tergolong mudah (easy chidren), 10% susah (difficult children), dan 15% lamban (warm-up children). Sedangkan 35% yang lain memiliki kombinasi tiga pola ini

Cirri tempramen traits
Mudah
Sulit
Activity
Rendah
Tinggi
Dtractibility
Rendah
Tinggi
Intensity
Rendah
Tinggi
Regularity
Teratur
Tidak teratur
Sensory Threshold
Tinggi
Rendah
Appoach/Withdrawal
Mendekati
Menarik diri
Adaptability
Bagus
Buruk
Percistence
Rendah
Tinggi
Mood
positif
Negatif


-  Si malaikat kecil
Anak yang tergolong mudah umumnya tenang, bahagia, memiliki pola makan dan tidur teratur, mudah beradaptasi dan tidak mudah marah. Jika anda memiliki anak yang mudah, anda perlu menyediakan waktu khusus untuk berbicara krtika ia frustasi atau terluka. Sebab ia tidak akan menanyakan kesediaan untuk berdiskusi dengannya. Komunikasi diperlukan agar hubungan anda dengan si kecil semaki dekat. Anda pun memahami perasaan dan pemikirannya.

-  Si sensitive
Anak ini relatif tidak aktif dan berisik. Ia cenderung menarik diri atau menunjukan reaksi negatif ketika menghadapi situasi baru. Tetapi, reaksinya berubah semakin positif secara perlahan-lahan. Ia sedikit kesulitan untuk bersosialisai apalagi di lingkungan baru. Agar ia lebih mandiri, Anda perlu memberinya kepercayaansebab ia lebih suka melakukan segala sesuatu sendiri. Sediakan waktu untuk membantunya membina beradaptasi di lingkungan baru.

Si pemarah atau aktif
Anak yang suli biasanya rewel, tidak memiliki pola makan dan tidur yang teratur, takut menghadapi menghadapi lingkungan atau orang baru, mudah marah jika ada keributan, mudah gugup dan reaksinya berlebihan. Anda sebaiknya memberikan peraturan yang jelas. Jika ia sedang menangis sulit sekali menghentikannya bahkan bias menjadi temper tantrum. Agar ia bisa menyalurkan energinya, ciptakan permainan kreatif dan menarik. Pola ini memungkinkan anda untuk menentukan gaya pengasuhan untuk setiap anak. Dengan memahami tipe anak dan menghargai keunikan pribadinya, pola pengasuhan lebih efektif. Anda pun belajar untuk mengantisipasi masalah yang menimbulkan kesulitan bagi anak sehingga bias mempersiapkan si kecil sebelumnya.


 Baca juga :
    Negara-negara paling miskin di benua Asia.
       Berikut 22 Foto kelakuan Konyol Orang India Bikin Ngakak !!

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment