Top Ad 728x90

,

Cara cepat Menghadapi sikecil yang suka marah-marah

Tips Menghadapi sikecil yang suka marah-marah


Tips Menghadapi sikecil yang suka marah-marah
Tips Menghadapi sikecil yang suka marah-marah 


Kadang-kadang, anak terlihat sangat ceria. Teteapi jika ada suatu, meskipun hanya kecil, bias membuatnya sedih. Lalu, ia tampak marah dan murung lebih lama dari biasanya. Mengapa emosi anak cepat sekali berubah ?

                    Tips menghadapi emosi si kecil

Usia anaka 5 hingga 7 tahun menurut Prof Dr Robert Needleman MD phD FAAP, seorang Associet professor of pediatrincs di case Wastern Reserve University scool of Medicine merupakan masa naik-turun emosi seorang anak. Perasaan mulai bermain pada diri si anak.

Beberapa orang tua mengkuatirkan perilaku ini menandakan anak depresi. Namun depresi jarang sekali dialami oleh anak usia prasekolah, kecuali ada kejadian dramatis yang terjadi. Naik-turunnya emosi anak biasa jadi karena anak gampang terkena bad mood dan ia kesulitan untuk mengatasinya. Perilaki ini tergolong normal, banyak anak lain memiliki kecenderungan yang sama. Untuk menghadapi si Moody, simak tips berikut :

1. Jangan mengharap ia ceria jika ia sedang sedih.Ia bias jadi menyembunyikan masalahnya dari Anda jika Anda memintanya untuk tersenyum. Ia mengangap, senyumanya hanya untuk menutupi kesedihannya.

2. Beri ia waktu sendiri.Anan yang tiba-tiba marah atau ngambek pasti ada penyebabnya. Jika ia tidak mau membicarakannya dengan anda, berikan ia kesempatan untuk meredakan amarahnya. Apabila keadaannya sudah lebih baik, anda bisa mendekatinya.

3.Pastikan ia cukup mendapat perhatian.Anak senang mendapat perhatian dari anda. Kesibukan anda bisa jadi membuatnya bingung karena ia merasa kurang diperhatikan.

4. Dorong Anak untuk melakukan aktifitas yang menyenangkan.Temukan cara agar anak bisa menemukan kegembiraan. Anak yang moody atau gelisah umumnya membutuhkan bantuan untuk menemukan perasaan positif.

5. Hindarkan stress.Anak-anak moody mudah mengalami tekanan. Ia mungkin bosan dengan jadwal belajar yang terlalu padat, kurang istirahat atau jam sekolah terlalu lama. Anda pun sebaiknya berusaha menahan emosi sebab pemicu utama stress pada anak adalah kemarahan orang tua.

Baca juga :

    Berikut 22 Foto kelakuan Konyol Orang India Bikin Ngakak !!

#Bantu Bagikan Artikel Kami Dong :)

0 komentar:

Post a Comment